Kupanggil Namamu
Sambil menyebrangi sepi
Ku panggil namamu,wanitaku
Angin pemberontakan
menyerang langit dan bumi
dan dua belas ekor serigala
muncul dari masa silam
merobek hati yang terluka
Seribu Jari dari masa silam
menuding kepadaku
Keheningan sesudah itu
sebagai telaga besar yang beku
dan aku pun beku di tepinya
wajahku,lihatlah wajahku
tercerca di keheningan
berdarah dan luka-luka
di cakar masa silamku
sumber: pengkajian puisi
oke nih puisinya ...
BalasHapusthanks ya...:)
BalasHapus